Jumat, 30 Maret 2018

Rahim Bengkak Kerana Pijat Perut Apakah Berbahaya


Rahim Bengkak Kerana Pijat Perut Apakah Berbahaya


Perlu diperjelas, dari mana Anda mendapatkan istilah "rahim bengkak" tersebut? Apakah dari dokter? Pemeriksaan seperti apa yang sudah pernah dijalani sehingga muncul diagnosis rahim bengkak?

Dalam ilmu medis, istilah "rahim bengkak" sesungguhnya bukan istilah yang umum digunakan. Kemungkinan, rahim bengkak merujuk pada beberapa kondisi berikut:
  • Hiperplasia endometrium (penebalan dinding endometrium di rahim)

  • Mioma (tumor jinak yang berasal dari otot rahim)

  • Kanker rahim (tumor ganas)

  • PCOS (sindroma ovarian polikistik)

Penebalan dinding rahim akibat sebab lain, misalnya saat menjelang menstruasi, saat menjalani terapi hormonal, saat mengalami kelainan pada kelenjar tiroid atau kelenjar hipofisis, dan sebagainya

Adapun masing-masing kondisi di atas bisa berbahaya namun bisa juga tidak. Penentuan bahaya atau tidak ini bergantung dari jenis kondisi, tingkat keparahan, serta tatalaksana yang dilakukan untuk mengatasinya. Bila yang dimaksud rahim bengkak akibat perubahan hormonal saat menjelang menstruasi, tentu hal ini tidak berbahaya. Tapi, lain halnya bila yang dimaksud adalah suatu tumor atau keganasan. Namun, secara umum, tidak ada keterkaitan langsung antara kondisi-kondisi di atas dengan pemijatan di area perut.

Akan tetapi, meski tidak berkaitan secara langsung, tidak lantas berarti Anda bisa melakukan pemijatan di perut sembarangan. Berbeda dengan organ dalam di area tubuh lain yang kerap dilindungi oleh tulang di bagian luarnya, organ dalam di area perut hanya dibatasi oleh lapisan kulit, otot, dan lemak yang relatif tipis. Padahal, di area perut ini terdapat sangat banyak organ yang sifatnya vital, mulai dari organ pencernaan, organ kemih, organ reproduksi, dan pembuluh-pembuluh darah besar. Oleh karenanya, tidak disarankan melakukan pemijatan berlebihan di area ini karena berpotensi menyebabkan cidera pada organ di dalamnya.

Sekian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Lebih lengkapnya, silakan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat ya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar